Cara menghilangkan trauma dari diri sendiri


Cara menghilangkan trauma
Cara menghilangkan trauma
Trauma biasanya terjadi pada diri seseorang saat dia pernah mengalami suatu masa lalu atau pengalaman yang buruk,  sehingga sulit  terlupakan dan terus teringat saat dia ingin melakukan sesuatu yang ada hubungannya dengan traumanya tersebut.  

Menghilangkan trauma bukanlah suatu perkara yang mudah karena membutuhkan waktu yang tidak sebentar, tapi itu juga tergantung seberapa parah tingkat trauma yang diderita oleh orang tersebut. Perasaan trauma kadang cukup mempengaruhi kepribadian dan hubungan sosial seseorang, dimana biasanya orang yang mengalami trauma lebih suka menyendiri dan kurang bergaul.  Untuk jenis trauma berat mungkin membutuhkan waktu yang cukup lama dan penanganan dari ahlinya untuk proses penyembuhannya, akan tetapi sebenarnya anda dapat menghilangkannya sendiri asalkan ada kemauan yang kuat dari diri anda. Beberapa orang biasanya berebeda-beda tingkat penyembuhannya terhadap trauma yang dialaminya. Mungkin sebagian orang bisa dengan cepat menghilangkan perasaan taruma yang dideritanya  asalakan dia tau cara untuk mengobatinya. Beberapa hal yang dapat memicu trauma:

Yang pertama adalah Perlakuan orang lain, dalam hal ini meliputi Kekerasan,  pelecehan s*xsual  dan penganiayaan. Trauma yang disebabkan oleh perlakuan orang lain tersebut biasanya akan  sulit untuk dihilangkan, selain itu trauma karena hal-hal tersebut bahkan bisa membuat si penderita merasa depresi dan stres jika tingkat traumanya parah.  Biasanya Trauma yang berhubungan dengan Perlakuan orang lain ini akan membuat si penderita lebih takut bila bertemu dengan orang asing dan lebih suka menyendiri.  Jadi trauma yang seperti ini harus benar-benar membutuhkan dukungan dari keluarga dan orang-orang terdekat untuk membantu proses penyembuhan.

Yang kedua adalah Trauma  karena sebuah insiden/kecelakaan, trauma yang disebabkan suatu kecelakaan ataupun sebuah insiden biasanya akan membuat si penderita mengalami perasaan was-was atau khawatir saat ingin melakukan sesuatu yang berhubungan dengan kejadian tersebut. Dia akan menghindar dan memilih untuk tidak melakukannya karena dia takut akan terjadi hal yang sama seperti yang dialaminya. Contohnya  saat seseorang naik sepeda motor kemudian  dia jatuh dari motornya, maka setelah itu dia tidak berani lagi untuk mengendarai sepeda motor lagi, jika itu terjadi tidak dalam waktu yang lama alias dia tidak berani mengendarai motor untuk beberapa saat saja maka itu merupakan sesuatu yang wajar dan masih belum bisa dikatakan trauma, akan tetapi jika itu berlansung dalam jangka waktu yang lama atau bahkan seumur hidup dia tidak mau mengendarai sepeda motor lagi maka itu bisa disebut trauma dan membutuhkan penanganan.

Secara umum memang  trauma jenis ini  relatif mudah dihilangkan dan tidak mengganggu kondisi psikisnya. Akan tetapi kita tetap tidak boleh mengabaikannya, Karena memang setiap orang memiliki tingkat kepekaan sendiri-sendiri terhadap suatu masalah atupun kejadian yang menimpanya.
Beberapa tips dan Cara menghilangkan  trauma:
  • Alihkan pikiran anda, Berusahalah  untuk menghilangkan pikiran yang berhubungan dengan perasaan trauma anda, mungkin anda dapat mengalihkan  pikiran anda ke hal yang lain.

  • Lawan rasa takut anda, mungkin ini lebih mudah diucapkan oleh orang normal  tapi sangat sulit untuk dilakukan bagi  yang mengalami trauma tersebut. Akan tetapi memang anda tidak punya pilihan lain selain melakukannya. Dengan anda melawan rasa takut anda maka insya Allah anda tidak lagi dihantui oleh perasaan trauma.

  • Selalu berfikir positif, hilangkan perasaan khawatir dan was-was dalam diri anda dan cobalah untuk selalu berfikir positif saat melakukan hal  yang berhubungan dengan sesuatu yang membuat anda trauma. Ini kan membuat anda lebih nyaman dan rileks dan juga dapat menghilangkan trauma.

  • Tawakal, trauma sebenarnya merupakan sesuatu yang wajar dialami seseorang saat dia mengalami pengalaman yang pahit atau peristiwa yang membahayakan  dirinya, akan tetapi kita juga harus sadar bahwa semua peristiwa itu sudah diatur oleh Allah subhanahu wata’alla. Jadi kita tidak harus takut terlalu berlebihan, yang penting kita sudah mengusahakan sebaik mungkin apa yang sudah kita bisa dan hasilnya kita serahkan kepada Allah.

  • Berod’a dan memohon perlindungan kepada Allah, Berdo’a memang memberikan efek yang sangat baik sekali bagi kesehatan jiwa seseorang. Dengan kita berdo’a maka kita akan merasa tenang dan percaya diri dengan apa yang akan kita lakukan.
Saat anda ingin menghilangkan trauma, itu artinya anda sedang melawan diri anda sendiri jadi hanya andalah yang dapat menghilangkan perasaan trauma tersebut, tentunya dengan pertolongan dari Allah. Insya Allah jika anda dapat melakukan beberapa tips di atas maka anda akan dapat menghilangkan trauma yang anda alami. Beberapa tips di atas kelihatannya cukup mudah akan tetapi mungkin tidak semudah yang anda bayangkan terutama bagi anda yang mengalami trauma. Ingat!! Praktek selalu lebih sulit dari pada teori. Demikian beberapa cara menghilangkan trauma yang bisa saya bagi, semoga bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates:

11 Responses to "Cara menghilangkan trauma dari diri sendiri"

  1. Terima kasih banyak ya karena telah membantu saya

    BalasHapus
    Balasan
    1. memang sangat membantu artikel bagus ini, jika masn imam ingin sembuh total sebaiknya konsultasi ke ahli terapi, saya ada link http://terapikecemasan.com/ itu bagus untuk menghilangkan trauma

      Hapus
  2. Halo nama saya Maharani,... Mbak, saya punya trauma yang menurut saya sudah sangat melukai batin saya. Saya gagal menjalin cinta, untuk ke-10 kalinya. Dan saya coba dengarkan kata teman-teman saya untuk move on, tetapi yang ada saya malah gagal dealam move on atau kena PHP. Lalu saya coba membuka hati lagi, dan ternyata saya jatuh dan patah hati lagi, buka kisah baru lagi, yang ada jatuh lagi dan lama2 setiap malam saya mengingat pacar saya yang sangat saya cinta itu, malam harinya pasti saya menangis dan dada saya selalu sesak dan sakit sudah pernah lebih dari 30 menitan. Lalu ingat lagi, senyum lagi, dan beberapa menit lagi saya menangis lagi mengingat hal itu kembali. Dan sekarang saya mulai membuka hati kepada orang yang saya suka diam2 tapi, takut saya patah hati lagi. Menurut mbak, saran apa yang tepat dalam masalah percintaan saya ini?Apakah saya pantas dicintai?
    Dan mengapa saya merasa grogi yang tak kunjung hilang? apa berkaitan dengan trauma percintaan yang saya alami. Saya juga pernah mengalami kekerasan pada anak. Dari SD sampai Kuliah masih iya, mulai september lalu saya pergi dari rumah, untuk berniat kos agar lebih konsentrasi dalam belajar dan maksud saya supaya saya juga tidak kepikiran atas omelan ayah saya selama ini, dalam masalah sepele yang dibesar2kan, maupun hingga masalah nilai jatuh tapi dia tidak melihat saya stres akibat didikannya. Kesalahan yang tidak dilakukan saya saja juga dilemparkan kepada saya. Apa saya harus melakukkan trapi khusus menghilangkan trauma saya? Dan juga saya berasal dari keluarga broken home. Saya menyimpan ini sendirian bertahun2, saya share ke kerabat dekat, tetapi hanya jawabannya sabar aja ya neng,... sabara aja dech Ran,... sabar ya,... dan intinya sabar- dan sabar, lama-lama saya simpan sendirian. Sekarang masalah trauma yang paling berat menurut saya trauma percintaan saya, yang membuat pikiran saya kacau dimana pun itu jika mengenai perkataan yang berhubungan dengan contoh percintaan, batin dan dada saya langsung sesak dan kadang kala saya tahan ingin menangis.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kemungkinannya adalah ada 'sesuatu' yang aneh yang tidak kamu sadari melekat di dalam 'perilaku keseharian' kamu. Sesuatu itu bisa berupa 'cara' kamu bersikap terhadap sang arjuna. Apakah yang kamu bicarakan ketika berjumpa dengan sang arjuna? Tentang diri sendiri (termasuk kekelebihan atau kekurangan)? ataukah tentang 'kelebihan atau kekurangan orang lain'? ataukah tentang kesempurnaan? Kalau seperti itu yang dibicarakan, maka akan terasa 'meriah' di awal dan 'meluntur' di akhir. Pantaslah gatot mlulu...
      Coba deh dengan saling memberi perhatian dari mulai yang kecil-kecil dan cari tahu: apa yang membuat pasanganmu bahagia? apa yang membuat pasanganmu semangat? apa yang membuat pasanganmu timbul emphati? Banyak hal serupa tentang ini yang bisa kamu gali sendiri.. yang penting tidak membatasi diri dengan kelebihan dan kekurangan atau keinginsempurnaanmu yang ditonjolkan. Jangan-jangan karena keinginsempurnaanmu alih-laih jadi ketahuan kelemahanmu: membosankan lawan bicaramu!
      Jadi bila sejauh ini kamu 'kecewa' karena PHP, artinya kamu tidak pernah move on dari akar masalahmu... Itu jawabannya

      Hapus
  3. Boleh dicoba tipsnya.trmksh
    Soalnya saya pernah kecelakaan jatuh dari motor dan kaki saya tertindih motor sampai terseret jauh diaspal..
    Dari tahun 2011 rasa takut itu(trauma) tidak hilang.sampai skrg saya takut mengendarai motor sendiri.. Yang tadi nya lincah dijalan kebut"n.. skrg saya hanya bisa diboncengin dan pengang'n..:)..:( hmm

    BalasHapus
  4. Boleh dicoba tipsnya.trmksh
    Soalnya saya pernah kecelakaan motor. Jatuh dan tertindih motor sampai terseret jauh diaspal.
    Saya trauma. Dari tahun 2011 rasa takut itu tidak hilang sampai skrg.
    Skrg saya tidak bisa mengendarai motor sendri.yg tadi nya lincah dijalan kebut"n.. skrg hanya bisa di bonceng dan pegangan:(..hmm

    BalasHapus
  5. terimakasih atas sarannya.

    BalasHapus
  6. Sampe sekarang saya mengalami rasa trauma dan sifat kecemburuan yg amat luar biasa .'saya punya pacar terlihat jls depan saya dia ML dgn org lain .di samping itu juga pacar saya selalu suka chat dgn org lain.di saat saya menyindiri saya cemas pasti dia bakalan neko2 dgn yg lain padahal dia sudah berjanji tidak mengulangi hal yg sama lg.namun sampe sekarang saya belum percaya.pikiran saya terganggu sampe tidur malam tak lelap .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aplikasikan saja apa yang dituturkan diatas bro..

      Hapus